Analisis Program Pencegahan Bullying di Sekolah Dasar

Report Abuse

Ulasan Ilmiah

Artikel ini berfokus pada pencegahan bullying sejak dini melalui tiga bentuk intervensi utama: psikoedukasi, video edukasi, dan storytelling. Tujuan artikel ini adalah meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai pengertian, bentuk, dan dampak bullying, sekaligus membangun kemampuan siswa untuk mencegah serta merespons tindakan bullying di lingkungan sekolah. Program juga diarahkan untuk menanamkan empati, kepedulian, dan perilaku ramah antarteman, karena pada observasi awal siswa masih sering menganggap bullying sebagai candaan biasa. Program dilaksanakan di SD Negeri 1 Ternadi dan SD Negeri 2 Ternadi agar tercipta lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.

Kebaruan artikel ini terletak pada penggunaan tiga media yang dipadukan secara terpadu, yaitu psikoedukasi “Sahabat Anti-Bully”, video edukasi “Stop Bullying”, dan storytelling “Cerita Inspiratif Anti-Bullying”. Berbeda dengan program anti-bullying lain yang umumnya hanya berupa ceramah atau penyuluhan satu arah, artikel ini menggabungkan pendekatan kognitif, afektif, dan keterampilan sosial sekaligus. Psikoedukasi digunakan untuk memberikan pengetahuan dan role play, video edukasi membantu siswa memahami situasi bullying melalui media audio-visual, sedangkan storytelling dimanfaatkan untuk menumbuhkan empati dan kesadaran emosional siswa. Kombinasi tiga strategi ini menjadi nilai baru karena dirancang sesuai karakteristik siswa sekolah dasar yang lebih mudah belajar melalui cerita dan visual.

Metode yang digunakan adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan deskriptif. Pelaksanaan program dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, peneliti menyusun materi, video, dan cerita yang sesuai dengan usia siswa. Pada tahap pelaksanaan, siswa mengikuti sesi psikoedukasi, menonton video edukasi, diskusi, role play, dan storytelling secara langsung di sekolah. Evaluasi dilakukan melalui observasi, diskusi, dan perbandingan kondisi siswa sebelum dan sesudah kegiatan.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa lebih mampu membedakan antara bercanda dan bullying, memahami dampak bullying, serta mengetahui cara mencegah dan menolong korban. Selain itu, lebih dari 85% siswa menyatakan siap membantu teman yang menjadi korban bullying dan berusaha bersikap lebih ramah terhadap teman sebaya.

Kelebihan artikel ini adalah topik yang diangkat sangat relevan dengan kondisi sekolah dasar saat ini, mengingat bullying masih sering dianggap sebagai hal biasa. Artikel juga memiliki pendekatan yang kreatif dan sesuai dengan karakteristik anak. Penggunaan video dan storytelling membuat materi lebih menarik dan mudah dipahami, sedangkan role play dan diskusi membantu siswa terlibat secara aktif. Program ini juga tidak hanya menekankan pengetahuan, tetapi sekaligus menumbuhkan empati dan keterampilan sosial.

Di sisi lain, artikel ini masih memiliki beberapa kekurangan. Penjelasan mengenai jumlah peserta, karakteristik siswa, dan teknik pengumpulan data belum cukup rinci. Penulis juga belum menyajikan analisis statistik atau data kuantitatif yang dapat memperkuat kesimpulan. Selain itu, kegiatan hanya dilakukan pada dua sekolah dalam waktu yang relatif singkat sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan ke sekolah lain. Artikel juga belum membahas dampak jangka panjang, misalnya apakah perubahan perilaku siswa tetap bertahan beberapa bulan setelah program selesai.

Catatan pengulas: Kombinasi psikoedukasi, video edukasi, dan storytelling menjadi keunggulan utama karena mampu menjangkau aspek pengetahuan, empati, dan keterampilan sosial siswa secara bersamaan. Namun, artikel akan menjadi lebih kuat apabila penulis menambahkan data kuantitatif yang lebih rinci, seperti jumlah peserta, hasil sebelum dan sesudah program, serta instrumen evaluasi yang digunakan. Selain itu, diperlukan evaluasi lanjutan untuk mengetahui apakah perubahan sikap siswa dapat bertahan dalam jangka Panjang.

Deskripsi Artikel Asli

Judul Asli Karya Ilmiah
Stop Bullying Sejak Dini : Pencegahan Tindakan Bullying di Sekolah Dasar melalui Program Psikoedukasi, Video Edukasi dan Storytelling
Nama Penulis Karya Ilmiah
Afif Zulfa Aliyana; Fauzul Muna; Suluh Gusti Deriel Pramudia; Zaenal Afifi
Tanggal Publikasi
January 6, 2026
Jenis Penlitian
Kualitatif
Jenis Lisensi
CC BY-SA 4.0, CC BY 4.0

Informasi Sumber Eksternal

Nama Institusi/Penerbit
SANDIMAS: Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat
Kategori/Quadran
Jurnal/Prosiding Nasional

Identitas Pengulas (Kontributor)

Nama Lengkap
M. Fahmi Amrullah
ID (NIM)
240611100030
Kelas
PGSD 4A
Matakuliah
Pembelajaran PPKn SD

Informasi Tambahan

Panduan Kutipan
Aliyana, A. Z., Muna, F., Pramudia, S. G. D., & Afifi, Z. (2026). Stop bullying sejak dini: Pencegahan tindakan bullying di sekolah dasar melalui program psikoedukasi, video edukasi dan storytelling. SANDIMAS: Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 1740–1752. https://doi.org/10.24176/sandimas.v2i2.1477

Author Info

Fahmi

Member since 3 bulan ago
  • 240611100030@student.trunojoyo.ac.id
View Profile

There are no reviews yet.

Leave a Review

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kirim Tanggapan