Implementasi Sikap Anti-Bullying dan Anti-Rasisme di Sekolah Dasar Berupa Penggunaan Audio Visual
Ulasan Ilmiah
Artikel berjudul “Implementasi Sikap Anti-Bullying dan Anti-Rasisme di Sekolah Dasar Berupa Penggunaan Audio Visual” yang ditulis oleh Amrullah Al Fahmi dkk. (2026) mengangkat isu penting terkait penanaman pendidikan karakter di sekolah dasar, khususnya dalam mengatasi perilaku bullying dan rasisme. Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai anti-perundungan dan anti-rasisme sejak dini melalui penggunaan media audiovisual agar tercipta lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif. Jika dilihat lebih dalam, kebaruan (novelty) dari penelitian ini terletak pada penggabungan media audiovisual dengan aktivitas kolaboratif seperti permainan kelompok yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga perubahan sikap dan perilaku siswa secara langsung.
Dari segi metode, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan subjek siswa kelas 3 sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui pretes dan postes untuk mengukur tingkat pemahaman siswa sebelum dan sesudah kegiatan. Pendekatan ini cukup sederhana namun relevan dengan tujuan penelitian, karena mampu menunjukkan adanya perubahan pemahaman secara terukur. Validitas hasil penelitian dapat dikatakan cukup baik dalam konteks terbatas, karena adanya perbandingan data sebelum dan sesudah perlakuan yang menunjukkan peningkatan pemahaman hingga sekitar 75%. Selain itu, observasi langsung terhadap perubahan perilaku siswa juga menjadi penguat temuan. Namun demikian, validitasnya masih bersifat lokal karena hanya dilakukan pada satu sekolah dengan jumlah responden yang relatif sedikit, sehingga hasilnya belum tentu berlaku secara umum.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bullying dan rasisme, serta perubahan sikap yang lebih positif seperti meningkatnya empati, toleransi, dan kemampuan bekerja sama. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual yang dipadukan dengan aktivitas interaktif dapat menjadi strategi yang efektif dalam pembelajaran karakter. Kelebihan artikel ini terletak pada penerapan metode yang praktis, mudah diaplikasikan di sekolah, serta mampu memberikan dampak nyata dalam waktu relatif singkat. Selain itu, adanya data kuantitatif dari pretes dan postes menjadi nilai tambah karena memberikan gambaran peningkatan yang lebih konkret.
Di sisi lain, terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Penelitian ini belum menguraikan secara mendalam terkait desain instrumen yang digunakan, sehingga kurang jelas bagaimana validitas dan reliabilitas alat ukurnya. Selain itu, durasi penelitian yang relatif singkat membuat sulit untuk mengetahui apakah perubahan perilaku siswa dapat bertahan dalam jangka panjang. Artikel ini juga belum membandingkan efektivitas metode audiovisual dengan pendekatan lain, sehingga belum dapat disimpulkan apakah metode ini merupakan yang paling optimal. Secara keseluruhan, artikel ini sudah memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar, namun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut terutama pada aspek metodologi dan generalisasi hasil.
Deskripsi Artikel Asli
Informasi Sumber Eksternal
Identitas Pengulas (Kontributor)
Informasi Tambahan
Review
Write a ReviewThere are no reviews yet.
